Geofisika

Ilmu geofisika adalah bagian dari ilmu fisika yang mempelajari proses-proses yang terjadi di Bumi (Earth Sciences). Geofisika merupakan bagian dari ilmu kebumian yang menggunakan dasar-dasar fisika, geologi, serta matematika untuk melihat proses pembentukan yang terjadi di Bumi. Untuk mendukung terciptanya tempat pengembangan ilmu pengetahuan di FMIPA, maka dalam Program Studi S-1 Geofisika terdapat 2 Kelompok Bidang Keahlian yaitu KBK Geofisika

Eksplorasi dan KBK Geofisika Laut. KBK Geofisika Eksplorasi mengkaji fenomena dan permasalahan yang berhubungan dengan bumi padat (solid earth). Sedangkan KBK Geofisika Laut mempelajari proses fisis yang terjadi di laut, seperti arus laut, pasang surut, dan gelombang laut, bagaimana proses pembentukannya, serta bagaiamana manajemen lingkungan dan pantai. Ilmu tersebut berguna dalam hal pengeskplorasian sumber daya alam bawah laut seperti pengeboran lepas pantai atau off-shore. KBK ini tidak lepas juga dari mempelajari interaksi sungai dan laut dimana Kalimantan Timur terdapat sungai yang cukup besar yaitu Sungai Mahakam dan bermuara di Delta Mahakam yang merupakan tempat produksi migas yang besar.

KBK Geofisika Eksplorasi memiliki bidang kajian antara lain seismologi, geodinamika, metode seismik dan gravitasi, geomagnet. Permasalahan yang dikaji meliputi eksplorasi sumber daya alam khususnya yang banyak terdapat di Kalimantan Timur seperti migas, mineral, geotermal, air-tanah. Mitigasi bencana kebumian, geoteknik dan lingkungan juga merupakan kajian yang tidak kalah pentingnya untuk meningkatkan kualitas hidup umat manusia. Hal tersebut cocok dalam pengolahan data bentukan struktur Cekungan Kutai yang didominasi oleh perlipatan dan pensesaran. Secara umum, sumbu perlipatan dan pensesarannya berarah timur laut-baratdaya dan subparalel terhadap garis pantai timur pulau Kalimantan. Di daerah ini juga terdapat tiga jenis sesar, yaitu sesar naik, sesar turun dan sesar mendatar.

Sedangkan KBK Geofisika Laut memiliki bidang kajian antara lain oseanografi yang meliputi arus laut, pasang surut, gelombang laut, interaksi atmosfer-laut, oseanografi lingkungan, dinamika estuari dan pantai, bencana kelautan seperti oil spill dan storm surge serta yang tak kalah pentingnya adalah pemodelan dan komputasi oseanografi. Permasalahan yang dikaji meliputi Arus Lintas Indonesia di Selat Makassar yang menghubungkan antara Samudra Pasifik menuju Samudra Hindia, dinamika estuari antara pertemuan muara Sungai Mahakam dengan Selat Makassar, kondisi lingkungan pantai Kalimantan Timur, serta pemodelan sirkulasi arus, pasut, dan gelombang di Selat Makassar. Selain itu, dengan adanya sumber minyak dan gas bumi yang cukup besar yang terletak di Blok Mahakam di Kalimantan Timur, perpaduan ilmu geofisika laut dengan aspek industri menjadi hal sangat penting terutama bagi perkembangan ilmu oseanografi.

Program Studi S-1 Geofisika kedepannya akan menjadi bagian dari Jurusan Fisika diharapkan dapat menghasilkan sarjana geofisika yang dapat bekerja di bidang manapun yang berhubungan dengan ilmu geofisika. Sarjana geofisika Program Studi S1 Geofisika diharapkan juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan pasar, baik skala lokal, nasional, maupun internasional, meliputi bidang penelitian (masalah lingkungan, urban, sains/ teknologi), bidang industri (quality control/ assurance, proses dan manajemen produksi, research and development, technical representative) maupun bidang jasa (pendidikan dan wirausaha), serta dapat mengikuti dan meningkatkan perkembangan IPTEK.

VISI Geofisika

Sebagai pusat pengembangan pendidikan, penelitian dan penerapan ilmu Geofisika baik geofisika ekplorasi maupun geofisika laut (oseanografi) yang bertaraf internasional yang berkontribusi dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang bertumpu pada lingkungan hutan tropika basah dataran rendah (low land tropical rain forest), khususnya bidang pertambangan, pengelolaan lingkungan, industri (minyak dan gas bumi), bisnis, sosial, dan komputasi.

misi Geofisika

  1. Menyelenggarakan program pendidikan Sarjana Geofisika yang didukung oleh sumber daya berkualitas yang mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif.
  2. Menjadi pusat pengembangan dan penerapan ilmu Geofisika (darat, laut maupun udara) yang berkontribusi pada pengembangan ilmu dan teknologi yang bertumpu pada lingkungan tropika basah dataran rendah (low land tropical rain forest), khususnya bidang pertambangan, pengelolaan lingkungan, industri (minyak dan gas bumi), bisnis, sosial, dan komputasi.
  3. Membentuk jejaring dengan lembaga pendidikan, pemerintahan, maupun swasta pada
    skala regional, nasional dan internasional.


MATA Kuliah

  • Wajib SKS
  • 1. Geostruktur
  • 2. Metode Seismik
  • 3. Sedimentologi dan Stratigrafi
  • 4. Komputasi Geofisika
  • 5. Geolistrik dan Elektromagnetik
  • 6. Instrumentasi Geofisika
  • 7. Geofisika Teknik dan Lingkungan
  • 8. Geodinamika
  • 9. Metode Gravity dan Geomagnet
  • 10. Geostatistika
  • 11. Kuliah Lapangan Geofisika
  • 12. Seismologi
  • 1. Pengantar Oseanografi
  • 2. Arus Laut
  • 3. Fisika Komputasi II
  • 4. Oseanografi Lingkungan
  • 5. Pemodelan Oseanografi
  • 6. Pasang Surut
  • 7. Gelombang Laut
  • 8. Hidrodinamika Laut
  • 9. Oseanografi Pantai
  • 10. Kuliah Lapangan Oseanografi
  • 11. Dinamika Estuari
  • Pilihan SKS
  • 1. Sistem Informasi Geografis
  • 2. Tomografi Seismik
  • 3. Topografi dan Perpetaan
  • 4. Analisis Well Logging
  • 5. Geokimia
  • 6. Geologi Mineral dan Batubara
  • 7. Geologi Minyak dan Gas Bumi
  • 8. Pemodelan Geofisika
  • 9. Kristalografi dan Mineralogi
  • 10. Geofisika Eksplorasi
  • 1. Oseanografi Indonesia
  • 2. Transpor Sedimen
  • 3. Penginderaan Jauh Oseanografi
  • 4. Pemodelan Lingkungan Laut
  • 5. Oseanografi Perikanan
  • 6. Pemodelan Oseanografi Lanjut
  • 7. Manajemen Pesisir dan Laut
  • 8. Pengantar Interaksi Laut Atmosfer
  • 9. Meteorologi Tropis
  • 10. Meteorologi Umum

Dosen Geofisika

No Nama Pangkat/Jabfa Keahlian
Copyright © 2015 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahun Alam Universitas Mulawarman